Curahtan Hatiku Dan Awad buat teman-teman.

Saya tak habis fakir mengapa saya bisa kalah alam lomba itu. Padahal saya membawa nama sekolah saya tapi mengapa saya tak serius belajar sebelum lomba. Memang itulah resiko orang berlomba ada kalah dan ada yang menang, tapi pernahkah terlintas di benak kita kalau orang yang kalah itu lebih banyak daripada jumlah pemenang. Ini lah yang menyebabkan jumlah kemiskinan lebih banyak dari jumlah orang yang layak.

Pada saat mengikuti lomba MIPA yang kebetulan saya mengambil jurusan FISIKA saya sempat berfikir kalau akan ada praktek KKN ternyata kalau kita mau berfikir/berdiri dipihak orang yang kalah itu ada benarnya. Lain halnya kalau kita berdiri di pihak orang yang menang pasti akan terlintas kalau ini adalah hasil yang adil. Yang membuat saya selalu curiga adalah mengapa semuanya serba SMA 1 Pinrang mulai dari panitia, pembuat soal, pengawas, juri pemeriksa dan pemenang itu semua dari SMA 1 Pinrang. Memang sich tiap jurusan ada satu dari sekolah lain yang berhasil mendapat peringkat 3 besar. Tapi bukankah suatu lomba yang bisa diterimah hasilnya yang adil,fair dan diakui keafsahannya Panitia pelaksana(Juri & Pembuat soal) harus tim dari guru-guru tiap sekolah ????

Itu semua si pemikiran saya saat masih dalam suasana lomba tapi setelah sampai dirumah saya kembali bepikir kalau sifat/mental saya bukanlah mental sang juara karena sang juara sejati adalah orang yang dapat menerimah kekalahannya dengan ikhlas, apa lagi memang standar SMA 1 Pinrang sudah tidak dipertanyakan lagi di daerah kabupaten Pinrang yang sudah mendapat gelar RSBI . Dan saya pun kembali berpikir juara 5 dan satu-satunya siswa yang lolos putaran ke-2 dari SMA 2 Pinrang itu sudah merupakan prestasi yang sangat memuaskan buat saya yang sering bolos dalam PBM( Proses Belajar Mengajar) apa lagi saya juga termasuk dalam daftar 5 besar orang yang teramcam dikeluarkan. Funtastic angka yang sama saya dapatkan. Tapi jujur sampai saat ini kekalahan itu masih tidak dapat saya terimah karena pada saat putaran ke-2 saya mendapat waktu untuk persentasi yang sama dengan mereka yang mempunyai soal penjelasan yang singkat yang dibandingkan dengan saya soal yang membutuhkan penjelasan sangat panjang.

Dan untuk mengobati semua itu saya kembali ke pengobat putus cintaku yaitu blogwalking bingung mau buat tutor apa_an terpaksa saya tulis artikel mengenai pengalaman yang saya yang cemen. Btw tahun 2009 sudah mau berakhir dan untuk menutup tahun 2009 saya mau memberikan award sederhana buatan saya kepada teman-teman blogwalking. Semoga aja kalian semua dapat berkenan menerima award saya ini :Award

Award ini saya berikan kepada :

1. Aan.
2. Adytia's Blog.
3. Attayaya.
4. Bang Moenas
5. Bang Iwan.
6. Bang Munir.
7. Didiet.
8. Facechan.
9. Hapia Mesir.
10. Lia Smart.
11. Latifah Hizboel.
12. Mbak Dewi
13.Mbak Fanny.
14.Mbak Reni.
15.Rival Aditya.
16.Dan kawan-kawan yang belum sempat saya sebut sekiranya berkenan menerima award saya.

Terimah Kasih sebelumnya apa bila teman-teman berkenan menerimanya.
Akhir kata saya Ucapkan HapPpPpPpPpPpY New YearRrRrRrRr.
Hidup Seorang Blogger..
Share on Google Plus

About Fais Wahid

Saya saat ini seorang mahasiswa strata 1 Geofisika di Universitas Hasanuddin yang mencoba untuk berbagi pengetahuan saya walau pun saya sendiri juga masih belajar.